Wednesday, September 11, 2013
Tenggelam ke dalam Lubang Saat Tidur
“Ayo kita jalan-jalan,” begitu ibu membujuk saya pada waktu saya masih kecil. Ketika itu hari sudah malam, bukan lagi waktunya untuk berjalan-jalan.
“Jalan-jalan kemana?” tanya saya.
“Jalan-jalan ke pulau … ke pulau kapuk,” jawab ibu saya tersenyum. Yang dimaksud oleh ibu saya dengan pulau kapuk adalah ‘katil’ atau ‘tilam’, karena pada masa itu kebanyakan tilam berisi kapuk.
Bagi seorang budak yang biasa berimajinasi, ‘jalan-jalan ke pulau kapuk’ adalah ide yang sangat menarik. Ajakan semacam ini biasanya lebih berhasil dalam membujuk anak-anak yang enerjinya seperti tak pernah habis dan ingin terus bermain daripada sekadar mengajak untuk tidur. Anak-anak itu mungkin akan pergi ke bilik tidur sambil membayangkan dirinya akan pergi ke pulau-pulau yang indah melalui mimpi dan imajinasinya.
Bagi orang dewasa, tidur juga merupakan aktiviti yang sangat diperlukan. Tidur membantu menghilangkan ketegangan selepas seharian menghadapi banyak masalah yang harus diselesaikan. Tidur membuat anggota tubuh beristirahat setelah bekerja keras seharian. Tidur merupakan satu kenikmatan yang membawa manusia keluar sekejap dari kehidupan dunianya yang kompleks. Dan ketika ia bangun di pagi hari, tubuh dan pikirannya sudah segar kembali dan siap melakukan aktiviti seperti biasa.
Tapi ramai orang yang lupa bahawa sebenarnya tidur adalah sebuah kematian kecil. Roh orang yang tidur ditahan oleh Allah seperti orang yang meninggal dunia, hanya saja roh orang yang tidur ini kemudian dikembalikan lagi sehingga ia dapat bangun dari tidurnya. Tapi ada juga orang yang tidur dan rohnya tidak pernah kembali lagi. Ia meninggal dunia pada saat tidur. Atau ada juga orang yang tidur dan terbangun secara tiba-tiba hanya untuk menjumpai kematiannya, seperti pada kasus yang terjadi di Florida, Amerika Syarikat, berikut ini.
Pada awal bulan March 2013 itu, Jeff Bush (37 th) seperti biasa tidur di biliknya. Tidak ada tanda-tanda akan terjadi sesuatu yang buruk. Semua berjalan biasa sahaja. Namun ketika semua orang sudah tidur, tiba-tiba terdengar suara teriakan keras dari bilik Jeff Bush. Jeremy Bush yang tidur di bilik lain terbangun saat mendengar teriakan itu. Ia segera berlari menuju bilik saudaranya itu dan menemukan seluruh isi bilik itu sudah lenyap, masuk ke dalam sebuah lubang yang dalam. “Semuanya hilang, tempat tidur saudara saya, meja di kamar tidurnya, TV-nya, demikian pula dengan saudara saya,” kata Jeremy.
Rupanya pada malam itu, saat Jeff Bush sedang tidur, tiba-tiba terbentuk sebuah lubang besar dan dalam (sinkhole) di bilik tidurnya. Jeff Bush dan seluruh isi biliknya jatuh ke dalam lubang yang dalam itu. Ia menjerit saat hal itu terjadi, tetapi selepas itu tidak ada suara lagi dari dalam lubang. Jeremy berusaha untuk menolong saudaranya itu, tetapi tidak berhasil kerana lubang itu sangat dalam. Tim penyelamat yang datang selepas itu juga tidak dapat memberikan pertolongan kerana keadaannya terlalu berbahaya. Jeff Bush diperkirakan telah meninggal dunia di dalam lubang itu kerana tak ada lagi suara yang terdengar dari dalamnya.
Tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Tidak ada khabar akan datangnya bencana. Semua terasa aman, sehingga sebuah lubang besar terbentuk secara tiba-tiba dan menelan Jeff Bush yang sedang tidur di biliknya. Hal semacam ini mungkin tak pernah muncul dalam imajinasi budak-budak mahupun orang dewasa.
Kita tidak pernah tahu bila dan dimana kematian akan mendatangi kita. Ia tidak semestinya datang saat umur kita tua dan saat kita menderita sakit yang berpanjangan. Kematian boleh datang secara tiba-tiba, tanpa kita sempat melakukan persiapan untuk menghadapinya. Ia juga boleh datang saat kita sedang tidur dengan nikmat, dan membalik mimpi-mimpi indah kita menjadi kenyataan yang buruk dan menakutkan bagi siapa saja yang menyaksikannya.
Mulai sekarang, setiap kali akan pergi tidur, katakanlah pada diri sendiri bahawa ini mungkin tidur kita yang terakhir. Berdoalah kepada Allah seperti yang telah diajarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam dan selepas itu tidurlah dengan tenang. Kalau kematian datang menjemput pada malam itu, mudah-mudahan kita termasuk orang yang mendapatkan husnul khatimah.
Syed Alwi Alatas
Jakarta, 11 September 2013
Sumber:
http://edition.cnn.com/2013/03/01/us/florida-sinkhole/index.html http://www.nydailynews.com/news/national/sinkhole-swallowed-sleeping-florida-man-revealed-article-1.1279726
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment